penghitungan awal bulan syawal,kenapa sering berbeda hasil?
kenapa penghitungan tanggal satu syawal sering berbeda hasilnya?dalam penentuan bulan hijriah ada beberapa metode penghitungan,salah satunya yang saya tahu adalah ilmu hisab,nah di dalam penentuan awal syawal ada sedikit perbedaan dengan penentuan awal bulan lainnya,yakni bila penghitungan penentuan awal bulan selain bulan syawal menggunakan munculnya awal hilal meski hilal belum tampak oleh mata tapi di dalam penghitungan sudah menghasilkan posisi derajat hilal maka hari itu adalah awal bulan,dan khusus untuk penentuan awal bulan syawal,selain dari penghitungan yang menunjukkan munculnya hilal juga harus di barengi rukyah atau melihat dengan mata telanjang ( khusus di makkah hal ini bisa di lakukan) atau dengan bantuan alat misal teropong dan lain sebagainya.metode penghitungannya sendiri bagi saya sangat sulit karena banyak sekali perkalian pembagian penambahan dan pembagian sehingga menghasilkan jumlah hitungan angka yang menjadi posisi munculnya hilal.dalam hal ini adalah derajat,khusus bulan syawal jika hasil penghitungan di bawah 5 di magrib hari sabtu,maka awal bulan di bulatkan ke hari berikutnya,kecuali bila ada orang terpercaya yang melihat munculnya hilal pada hari sabtu.
Nah dari pada bingung mending kita menunggu hasil keputusan pemerintah saja.
Tak perlu di besar besarkan,yang patut di ketahui adalah setiap orang yang melakukan penghitungan hisab,apapun hasilnya maka ia harus melaksanakannya apapun hasilnya.
Ternyata susah ya nulis sesuatu yang bisa di paham orang lain,karena saya juga bingung nulisnya hi hi
tak lupa mohon dukungan untuk hakim’s blog di kontes kenali dan kunjungi objek wisata di pandeglang.salam minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir bathin (mumpung masih sempet online)
Popularity: 1% [?]

Biasalah kang! Ada yg males lama2 puasa. KBnya mantep langsung tonyos, tp GAnya gak nongol. Coba pasang Search, biar GA nongol langsung tak tonyos, trus $ jadi tebal.
Di blog hotgossipnews juga gak ada searchnya! Mau ngomeng susah. Cuma ngences liat JUPE
Oia kang! Maaf ya kalo sekarang belum bisa mendukung kenali, soalnya sdng memulihkan pagerank.
Tapi kali ini pemerintah dan Muhammadiyah sama-sama sepakat kalau 1 Syawal 1430H jatuh pada hari Minggu, benar begitu Sob? *liat tipi tadi, namun mata masih ngantuk* hihiihi..
Saya ngikut pemerintah aja deh… Hehehe…
ngga kerasa udah mau lebaran lagi….
Sebenarnya, baik metode hisab maupun rukyah dapat saling mendukung untuk dipergunakan untuk menentukan AWAL BULAN KOMARIYAH. Saya sebut awal bulan komariyah karena yang penting untuk ditentukan awal bulannya bukan hanya bulan syawal saja. Semua awal bulan komariyah perlu ditentukan. Dengan metode hisab hakiki, Muhammadiyah dapat membuat kalender komariyah lengkap selama satu tahun. Untuk yang menggantungkan pada metode rukyah, tentu setiap bulan harus melakukan rukyatul hilal. Janga mau puasa sama mau lebaran saja melakukan rukyatul hilalnya. Kalau perlu, setiap bulan diadakan Sidang Istbat di Depag. Mengapa? Ya untuk menentukan awal bulan komariyah yang berjalan. Itu penting, supaya tidak salah kalau mau puasa 3 hari di tengah bulan, yaitu tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulannya.Yang perlu dilakukan agar awal bulan komariyah bisa sama adalah baik yang menggunakan hisab maupun rukyah berkompromi. Yang menggunakan hisab, tinggikan derajad anak bulannya. Saat ini 0,1 derajad pun sudah dikatakan bisa dihisab. Untuk yang memakai rukyah, turunkan derajadnya. Saat ini, yang bisa dirukyah adalah anak bulan yang tingginya 2 derajad atau lebih. Nah, temukan jalan tengah, jadikan 1 derajad. Insya' Allah, dengan demikian ke depan tidak akan ada lagi perbedaan awal bulan komariyah.
Yayayayayaya….Saya masih bingung nih, emang diserahkan aja pada yang ahli itu lebih baik
Berbeda adalah indah…^^Tp jgn sering,,,Nti jadi perpecahannBtw…MET LEbaran yaa^^
klo yg ini agak mudeng om